Hidupkan Kembali Permainan Tradisional, Ini yang Dilakukan Mahasiswa PPG Unpam

Tangerang Selatan, asrinews.com – Kelompok 3 dari Projek Kepemimpinan PPG Prajabatan angkatan 1 tahun 2024 menggelar acara puncak bertema “Pelestarian Permainan Tradisional untuk Membentuk Sikap Gotong Royong di Indonesia Smart Generation (ISG)” pada Minggu, 14 Juli 2024. Acara ini bertujuan mempromosikan permainan tradisional sebagai bagian penting dari budaya nasional di tengah dominasi permainan digital di kalangan generasi muda.

Acara dibuka oleh moderator Syafiqoh dan Roro Chika, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana, Muhamad Ilham. Dalam sambutannya, Ilham menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai motivasi untuk melestarikan permainan tradisional. “Generasi muda saat ini cenderung enggan bermain permainan tradisional, padahal itu adalah bagian tak terpisahkan dari identitas budaya kita,” ujarnya.

Baca juga:  PKM di Hong Kong, Unpam Dorong Pekerja Migran Indonesia Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Ibu Euis Nessia Fitri, S.Pd., M.Pd., M.Ak., dosen pembimbing kelompok 3, turut memberikan sambutan. Beliau mengapresiasi inisiatif kelompok ini dalam melestarikan permainan tradisional sebagai bentuk komitmen menjaga warisan budaya. “Saya bangga dengan tema yang diangkat dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk HIMA PPKn Universitas Pamulang,” katanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan permainan tradisional pada Minggu, 14 Juli 2024. Enam jenis permainan tradisional yang dilombakan adalah bakiak, balap karung, gangsing, main karet, galasin (hadang), dan ular naga. Antusiasme peserta, terutama anak-anak ISG, sangat terlihat melalui ekspresi kegembiraan mereka sepanjang acara.

Baca juga:  Kronologi Mahasiswi Unpam Tewas Terlindas Truk di Tangsel

Setelah perlombaan, peserta menikmati makan siang bersama, diikuti dengan pembuatan cinderamata. Peserta menghias kain putih dengan cat sebagai kenang-kenangan dari acara ini, yang bertujuan memupuk rasa kebersamaan dan apresiasi terhadap budaya lokal.

Rangkaian acara ditutup dengan dokumentasi, penyampaian jargon acara, dan pembagian bingkisan serta hadiah kepada para peserta. Acara ini sukses berkat dukungan dari berbagai sponsor dan mitra media. Acara ini berhasil memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak ISG dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya bagi generasi mendatang.

Baca juga:  Innalilahi, Direktur Pascasarjana Unpam Meninggal Kecelakaan di Tol Cipali