Pamulang, AsriNews – Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia (FORKKABI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pamulang menerima tonggak baru untuk memperkuat eksistensinya. Surat Keputusan (SK) baru diserahkan langsung oleh Ketua DPD FORKKABI, Supandi Kopral, kepada Ketua DPC FORKKABI Pamulang, Zulkarnain.
Proses penyerahan ini turut disaksikan oleh jajaran pengurus dan anggota dari delapan kelurahan yang berada di bawah koordinasi DPC FORKKABI Pamulang.
Momentum penting ini menjadi awal baru dalam perjalanan FORKKABI Pamulang untuk semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus menjaga nilai-nilai budaya Betawi.
Ketua DPC Pamulang, Zulkarnain, menyampaikan bahwa FORKKABI memiliki peran strategis untuk bersinergi dengan program-program pemerintah di Tangerang Selatan, khususnya di wilayah Pamulang, serta menjalin hubungan baik dengan berbagai organisasi.
“Semoga FORKKABI di Tangerang Selatan, khususnya di Pamulang, dapat terus mendukung program-program pemerintah. Kami juga berupaya menjaga dan mempererat tali silaturahmi dengan organisasi-organisasi Betawi lainnya. Selain itu, pelestarian budaya Betawi menjadi salah satu komitmen utama kami agar warisan budaya ini tetap hidup di tengah masyarakat modern,” kata Zulkarnain saat dihubungi.
Penyerahan SK untuk DPC Pamulang, termasuk delapan kelurahan yang meliputi seluruh wilayah kerja FORKKABI Pamulang, akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Desember 2024. Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk meningkatkan peran FORKKABI dalam berbagai sektor, mulai dari sosial, budaya, hingga pemberdayaan masyarakat.

Lestarikan Budaya Betawi untuk Generasi Mendatang
Selain berorientasi pada penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, FORKKABI Pamulang juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kelestarian budaya Betawi. Berbagai kegiatan yang mendukung seni, budaya, dan tradisi asli Betawi telah direncanakan untuk menjadikan budaya ini tetap relevan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
DPC FORKKABI Pamulang berharap kehadiran mereka dapat menjadi wadah yang bukan hanya menjaga identitas masyarakat Betawi, tetapi juga mendukung pembangunan Tangerang Selatan yang lebih berdaya dan berkarakter.
