Tangerang Selatan, asrinews.com – Andra Soni mengungkap sejumlah masalah yang hendak dibereskan jika ia terpilih sebagai gubernur Banten pada Pikada 2024. Menurut Politisi Partai Gerindra ini, tingkat pengangguran dan kemiskinan di Banten masih tinggi.
“Provinsi Banten saat ini merupakan penyangga ibu kota, tetapi posisi kita dalam hal kesejahteraan masih tertinggal. Kami harus mengakui bahwa kita belum maju dan perlu melakukan percepatan pembangunan,” katanya, usai meresmikan Rumah Kemenangan DPC Demokrat Tangsel, Rabu, 7 Agustus 2024.
Sebagai Ketua DPRD, Andra mengaku telah terlibat dalam pembuatan dan pengawasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta penyusunan anggaran. Meskipun demikian, ia merasa bahwa peran eksekutif sebagai gubernur akan memberinya ruang lebih besar untuk mendorong perubahan yang signifikan.
“Pengalaman saya dalam DPRD sangat berharga, tetapi untuk mencapai kemajuan yang lebih cepat, saya percaya bahwa posisi eksekutif adalah kunci,” katanya.
Lebih lanjut, Andra juga menekankan pentingnya evaluasi dan persiapan menjelang pemilihan pada 27 November 2024. “Kami terus mempersiapkan diri dengan baik dan melakukan evaluasi untuk memastikan kesiapan kami dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada,” ujarnya.
Untuk diketahui, Andra Soni dan Dimyati Natakusumah sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten telah mendapatkan dukungan dari 10 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Banten Maju. Partai politik tersebut, yakni Partai Gerindra, PKS, PSI, NasDem, Demokrat, PAN, PPP, PKB, Garuda dan Partai Prima.
