Jakarta, AsriNews – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menunjukkan komitmennya untuk mengajukan Margono Djojohadikoesoemo sebagai Pahlawan Nasional. Langkah ini ditandai dengan pembentukan Tim Riset Sejarah Biografi Margono Djojohadikoesoemo melalui Surat Keputusan Nomor 02/KPTS/SMSI-PUSAT/I/2025, yang ditandatangani Ketua Umum SMSI, Firdaus, pada 24 Januari 2025 di Jakarta.
Tim riset ini bertugas menggali lebih dalam perjalanan hidup dan kontribusi Margono, seorang tokoh ekonomi terkemuka yang berjasa besar pada era awal kemerdekaan Indonesia. Ketua Umum SMSI, Firdaus, menjelaskan bahwa biografi ini disusun sebagai penghormatan atas jasa Margono, sekaligus sebagai upaya memperkenalkan sosok luar biasa tersebut kepada generasi muda.
“Margono adalah tokoh yang memberikan kontribusi besar bagi negeri ini. Beliau meletakkan fondasi ekonomi Indonesia. Penulisan biografi ini diharapkan bisa menjadi referensi berharga dan menjadi bagian dari perjuangan mengajukan beliau sebagai Pahlawan Nasional,” ungkap Firdaus.
Susunan Tim Riset SMSI
Tim ini dipimpin oleh tokoh-tokoh akademisi dan praktisi yang kompeten di bidangnya. Susunan tim riset adalah:
- Penanggung Jawab:
- Firdaus (Ketua Umum SMSI)
- Yohanes Handojo Budhisedjati, SH.CCP (Ketua Umum Formas)
- Pengarah:
- Ketua: Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si (Rektor Universitas Diponegoro)
- Wakil Ketua:
- Prof. Dr. Rizal E. Halim
- Prof. Dr. Phil. Al Makin
- Sekretaris:
- Prof. Dr. Taufiqurokhman, A.Ks, S.Sos, M.Si
- Wakil Sekretaris:
- Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus
- Dr. Ir. Ahmad Mukhlis Yusuf
- Dr. Yanuardi Syukur
- Gus Dr. H. M. Shidqon Prabowo, MH
- Koordinator Peneliti:
- KRT. Samsul A. Wijoyosukmo
- Anggota Peneliti:
- Anwar Saleh Hasibuan, Lc., MH
- Shela Novitasari
- Sumantri
- Rng. Lisantono
- DP. Sahuri, SH
Menurut Firdaus, tim riset ini segera bekerja mengumpulkan data, dokumen, dan fakta sejarah mengenai Margono. Selain itu, tim juga akan mengadakan seminar dan diskusi untuk memperkuat argumen pengajuan gelar Pahlawan Nasional bagi kakek Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tersebut.
“Kami optimis riset ini menjadi langkah nyata SMSI dalam melestarikan sejarah bangsa. Melalui biografi ini, kita tak hanya mengenang perjuangan Margono tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda,” tutur Firdaus.
Koordinator Peneliti, KRT. Samsul A. Wijoyosukmo, menambahkan bahwa timnya akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan data yang akurat. “Kami akan menjadikan biografi Margono ini sebagai referensi yang layak agar kiprah beliau dikenal luas,” ujarnya.
Langkah SMSI ini menunjukkan kesungguhan organisasi dalam mendukung pelestarian sejarah dan pengembangan kesadaran kebangsaan melalui media siber. SMSI berharap pengajuan Margono sebagai Pahlawan Nasional dapat diterima dengan hasil yang maksimal.
