PWI Banten Akhiri Dualisme di Pandeglang dan Tangerang

Serang, asrinews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten resmi mengakhiri dualisme kepengurusan yang sempat terjadi di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Tangerang. Penyelesaian tersebut didasarkan pada Surat Keputusan (SK) PWI Pusat Nomor 009-PGS/PP-PWI/LXXIX/X/2025 yang mengacu pada hasil Kongres Persatuan PWI 2025 di Cikarang, 30 Agustus 2025.

SK tersebut juga telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan nomor AHU-0001616.AH.01.08 Tahun 2025, sehingga menjadi dasar hukum penataan kembali struktur organisasi PWI di daerah.

Sebagai tindak lanjut, pada Jumat (31/10/2025), PWI Banten memanggil kedua pihak yang sebelumnya terlibat dalam dualisme. Dari Pandeglang hadir kubu Yanadi dan Iman Faturohman, sedangkan dari Tangerang hadir kubu Sri Mulyo dan Selly Silviana Loamena beserta para pendukungnya. Pertemuan berlangsung di Sekretariat PWI Banten, Kota Serang.

Baca juga:  PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Rian Nopandra sebagai Ketua PWI Banten yang Sah

Rapat dipimpin Ketua PWI Banten, Rian Nopandra, didampingi Sekretaris PWI Banten, Fahdi Khalid, serta jajaran pengurus provinsi lainnya. Dalam suasana kondusif dan penuh semangat kebersamaan, seluruh pihak menyatakan kesediaan menyelesaikan perbedaan secara damai.

Musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan untuk mengembalikan marwah organisasi dan memperkuat solidaritas antarsesama anggota. Sebagai hasil keputusan, kepemimpinan sementara di tingkat kabupaten/kota akan dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) yang ditunjuk langsung oleh PWI Banten. Masa jabatan Plt ditetapkan selama enam bulan hingga pelaksanaan kongres daerah untuk memilih kepengurusan definitif.

Baca juga:  PWI Banten Kirim 50 Wartawan Hadiri HPN 2025 di Riau

Ketua PWI Banten, Rian Nopandra, menegaskan bahwa langkah konsolidasi ini menjadi bukti komitmen organisasi dalam menjaga kehormatan PWI sebagai wadah wartawan tertua di Indonesia.

“Kami ingin memastikan PWI di seluruh Banten berada dalam satu komando, satu arah, dan satu tujuan. Dualisme hanya akan memecah kekuatan organisasi. Dengan kesepakatan ini, kita buktikan bahwa persatuan di tubuh PWI Banten tetap kokoh,” kata Rian.

Rian menambahkan, penyatuan ini juga menjadi momentum memperkuat solidaritas menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar pada 6–9 Februari 2026.

Baca juga:  PWI Banten Gelar Rapat Pleno, Akhiri Dualisme dan Siapkan HPN 2026

Ia menegaskan, PWI Banten akan terus mendorong peningkatan profesionalitas dan integritas wartawan di seluruh daerah, serta memperkuat peran jurnalis sebagai penjaga demokrasi dan kebenaran informasi.

Dengan berakhirnya dualisme tersebut, diharapkan seluruh anggota PWI di kabupaten dan kota dapat kembali fokus menjalankan tugas jurnalistik yang berimbang, edukatif, dan konstruktif demi kemajuan daerah serta marwah organisasi.

(Sumber: Humas PWI Banten)