Beasiswa Baznas: 1.968 Santri Sukses Lanjut ke Perguruan Tinggi

Beasiswa Baznas: 1.968 Santri Sukses Lanjut ke Perguruan Tinggi

Jakarta, asrinews.com – Program Beasiswa Santri yang diluncurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI terbukti sukses membantu pendidikan sejumlah santri di 218 pondok pesantren di Indonesia hingga ke jenjang perguruan tinggi.

“Jika melihat hasilnya, program ini sangat menggembirakan. Berdasarkan data, sebanyak 1.968 santri atau 39,9 persen telah lulus di perguruan tinggi, dan 2.784 santri atau 54,6 persen masih dalam proses,” kata Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Adapun jumlah penerima program beasiswa yang tidak lolos ke perguruan tinggi hanya sebanyak 183 santri atau 3,37 persen.

Beragam Perguruan Tinggi Tujuan Santri

Berdasarkan kategori kampus yang dapat diakses oleh para santri, Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTIN) menjadi yang paling dominan dengan 833 santri yang melanjutkan studi di Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Di urutan kedua adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang diikuti oleh 656 santri.

Selain itu, terdapat 207 santri yang melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Swasta (PTS), 51 santri di Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK), 19 santri di Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN), dan 12 santri di Perguruan Tinggi BUMN.

“Program beasiswa ini terbukti memberikan manfaat besar bagi para santri untuk masuk ke perguruan tinggi negeri. Alhamdulillah, tahun ini berhasil mengulang kesuksesan tahun sebelumnya,” ujar Imdad.

Mengurangi Kesenjangan Pendidikan

Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyatakan bahwa Program Beasiswa Santri Baznas memiliki nilai strategis karena dapat mengurangi kesenjangan bagi mereka yang tidak memiliki biaya untuk persiapan masuk ke perguruan tinggi favorit. Selain itu, program ini juga mengurangi kesenjangan antara santri dengan anak-anak lainnya dalam melanjutkan studi di PTN.

Ia berharap Program Beasiswa Santri Baznas dapat memberikan manfaat yang luas dan mendorong kontribusi zakat, infak, dan sedekah bagi kemajuan umat dan perkembangan pendidikan di Indonesia.

“Jangan sampai terjadi kesenjangan yang jauh antara yang punya biaya dan yang tidak, karena dampaknya sangat fatal di masa depan,” tutur Noor Achmad.

Sumber: Antara