Jember, asrinews.com – Lima anggota Kepolisian Sektor Kaliwates, Jember, mengalami luka-luka, termasuk satu orang yang mengalami luka parah, setelah dikeroyok oleh sekelompok pesilat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pada Senin (22/7) dini hari. Insiden kekerasan ini terjadi di Jalan Hayam Wuruk, Kaliwates, Jember saat anggota polisi tengah menjalankan tugas pengamanan acara suroan agung.
Menurut Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi, kejadian berawal ketika anggota Polsek Kaliwates mendapatkan informasi tentang adanya blokade jalan yang dilakukan oleh kelompok pesilat. Ketika petugas mendatangi lokasi untuk memberikan imbauan, mereka justru diserang oleh kelompok tersebut. Akibatnya, seluruh anggota polisi yang terlibat mengalami luka, dengan Aipda Parmanto Indrajaya mengalami luka cukup parah pada bagian wajah dan harus dirawat di Rumah Sakit Kaliwates.
Bayu mengungkapkan penyesalannya atas peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa Polres Jember akan segera mengejar dan menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka. “Kami akan menuntaskan kasus ini dan memastikan pelaku diadili sesuai hukum,” kata Bayu, seperti dilansir Antara.
Sebagai langkah tindak lanjut, Polres Jember telah memanggil seluruh ketua ranting dan ketua cabang PSHT di Kabupaten Jember untuk menyelesaikan persoalan ini. Ketua Cabang PSHT Jember, Jono Wasinudin, juga menyatakan kesediaan pihaknya untuk mencari dan menyerahkan pelaku pengeroyokan kepada pihak berwajib. “Kami prihatin atas insiden ini dan berkomitmen untuk mencari pelaku yang terlibat,” ujarnya.
