Lima kepala keluarga di Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, hingga kini hidup dalam kondisi yang jauh dari layak. Bertahun-tahun tinggal di rumah berdinding bilik tanpa fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), mereka mengaku belum pernah menerima bantuan perbaikan rumah (Rutilahu) dari pemerintah.
Menurut penuturan warga, mereka sempat mendapat kunjungan dari tim sukses salah satu calon anggota legislatif DPRD pada Pemilu 2024. Namun setelah calon tersebut terpilih, mereka tidak mengetahui lagi perkembangan janji bantuan yang sempat disampaikan.
“Saat itu ada survei dari tim sukses. Tapi sampai sekarang tidak ada kabar lanjutan,” ujar Neni, warga Kampung Cibogo yang mewakili lima keluarga tersebut, saat ditemui pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Neni menjelaskan, ketiadaan MCK membuat warga harus memanfaatkan empang di sekitar permukiman untuk buang air dan mencuci. Ia juga menyebut pernah ada janji bantuan berupa pengajuan program pemerintah dan fasilitas pompa air, namun realisasinya belum terlihat.
Kondisi tersebut menyoroti masih terbatasnya perhatian dan pendataan terhadap warga miskin ekstrem di wilayah Ciseeng, baik oleh pemerintah desa, daerah, maupun pusat.
Hingga berita ini dimuat, kelima keluarga masih berupaya mencari informasi mengenai program Rutilahu atau bantuan bedah rumah yang dapat mereka akses. Pemerintah setempat belum memberikan keterangan resmi terkait situasi ini.(Adt/Dz)
