SMSI Tangsel Gelar Raker 2025, Bahas Strategi Digitalisasi Menuju Indonesia Emas

Tangerang Selatan, AsriNews – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang Selatan menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 di Rumah Makan Jati, Jalan Raya Ciater, Serpong. Mengusung tema “Bersaing dan Menyongsong Dunia Digitalisasi Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun program kerja serta membahas tantangan dan peluang di era digital.

Ketua SMSI Tangsel, **David Saragih**, menegaskan bahwa raker merupakan bagian penting dalam organisasi sebagai langkah penguatan internal dan pemetaan kerja.

“Ini sudah menjadi mandat dalam berorganisasi. Pengurus harus menyusun program jangka pendek, menengah, hingga panjang, yang bisa didorong oleh mitra strategis seperti Pemkot Tangsel,” ujarnya kepada wartawan.

Baca juga:  SMSI dan Undip Bahas Kontribusi RM Margono dalam Seminar Pengusulan Pahlawan Nasional

David juga menyoroti perlunya dukungan pemerintah daerah, khususnya dalam aspek pendanaan, mengingat mayoritas anggota SMSI Tangsel adalah pelaku usaha media online berskala UMKM.

“Jantung organisasi itu ada di keuangan. Kita perlu dukungan, bukan hanya soal publikasi, tapi juga bagaimana menyajikan informasi yang berimbang bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Raker, Tb. Ardhiansyah Adhit, menyampaikan permohonan maaf atas undangan yang disampaikan mendadak. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu dan anggaran.

Baca juga:  SMSI Desak Pemerintah Tingkatkan Keamanan Data dari Serangan Siber

“Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran para wakil ketua bidang, dan mohon maaf atas undangan yang mendadak. Setelah raker ini, kami akan menjadi tuan rumah pemilihan Ketua SMSI Banten yang masa baktinya sudah habis,” ungkap Adhit.

Sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Adhit juga memaparkan rencana tindak lanjut pasca raker berupa pendekatan langsung ke kantor-kantor redaksi anggota SMSI untuk menyerap aspirasi dan permasalahan yang dihadapi di lapangan.

Baca juga:  Tahun Penuh Tantangan dan Peluang: Catatan Akhir Tahun SMSI 2024

“Kami akan melakukan safari organisasi, menjalin kerjasama dengan instansi, dan melakukan pendataan internal. Ini bagian dari pembinaan agar media anggota bisa berkembang,” jelasnya.

Adhit berharap, pemerintah daerah dapat membuka ruang lebih besar bagi eksistensi media lokal, mengingat SMSI sudah menjadi konstituen Dewan Pers dan mayoritas anggotanya adalah media lokal yang aktif menyajikan informasi publik.

“Kami juga dorong peningkatan kapasitas SDM, termasuk persiapan menuju Uji Kompetensi Wartawan (UKW), demi mewujudkan profesionalisme di industri media siber,” pungkasnya.