Pileg Tangsel 2024, Ajang Pimpinan Partai Duduk Di Parlemen
Banten Berita Modern Nasional Politik Regional

Pileg Tangsel 2024, Ajang Pimpinan Partai Duduk Di Parlemen

AsriNews- Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Kristianto S.N mengatakan Pileg kota tangsel 2024, ajang pimpinan duduk di Parlemen.

Diketahui 3 hari pasca Pemilihan umum (pemilu) 2024 digelar kemarin, 14 Februari. Warga RI telah memilih presiden melalui pilpres dan anggota legislatif melalui (Pileg) telah dilaksanakan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pun sudah 2 hari melakukan pleno rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. Namun beberapa partai politik nampaknya sudah mengantongi hasil Quick Count/hasil hitung cepat dari C-Hasil Salinan Saksi partai yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Dijumpai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Kota Tangsel Kristianto S.N, menjelaskan kami sudah mengantongi nama-nama caleg yang lolos duduk di parlemen dari data C – Salinan yang sudah diinput oleh tim tabulasi kami, kami mengalami kenaikan kursi dan suara partai yang cukup signifikan di pileg 2024.

” Utamanya di Dapil 2 Pamulang yang didominasi oleh Pimpinan Partai, ada Mutmainnah sebagai Ketua DPC PKB, ada Wanto Sugito sebagai ketua DPC PDIP, ada juga Dadang Darmawan sebagai Ketua DPD PKS,” pungkasnya saat dikonfirmasi, pada Minggu (18/2/24).

Sementara dari hasil rekapitulasi, pimpinan partai di dapil 2 Pamulang semuanya lolos duduk di parlemen. Ketika ditanya siapa saja yang lolos menjadi legislatif di Dapil 2 Pamulang ia enggan menyebutkan rinciannya, hal itu dikarenakan saat ini masih dalam tahap pleno rekapitulasi di Kecamatan.

“Segala kemungkinan masih dapat terjadi bro” tuturnya sambil tertawa.

Ia juga memaparkan bahwa pada pileg sebelumnya kecurangan itu biasanya terjadi pada rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPK, namun nampaknya hari ini sangatlah sulit dilakukan, hal itu disebabkan pada Rapat Pleno PPK saat ini C-Hasil/Plano dipampang langsung di depan saksi untuk disingkronkan dengan input data sirekap.

“Namun hal itu bukan berarti tidak dapat dicurangi, kalau melihat sistemnya hari ini, rekapitulasi di PPK tidak memiliki data manual/offline sehingga semuanya dipasrahkan ke sistem Sirekap KPU. Padahal kan kita tahu kekuatan tim ciber di Indonesia masih sangatlah lemah, apabila itu dapat dibobol oleh hacker handal, maka tamatlah hasil pleno di PPK,” tutup Kristianto S.N.