Foto bubur ayam di kios PKL di kawasan puncak . (asrinews)

Kios PKL Puncak Dibongkar, Warganet: Mau Kasihan Tapi…..

asrinews.com, Bogor – Penertiban ratusan kios pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengundang bermacam reaksi warganet di media sosial. Kawasan Puncak dengan kios PKL-nya memang seperti tak bisa dipisahkan.

Banyak warganet membagikan pengalaman mereka saat mengunjungi kawasan Puncak. Umumnya, mereka mengenang harga makanan di kios-kios tersebut yang mahal.

Misalnya, konten kreator Alitt Susanto yang beberapa pekan lalu melakukan touring ke Puncak Bogor, menceritakan pengalamannya. Ia dan teman-temannya membeli lima mangkuk Indomie, dua gelas bandrek, dua gelas kopi sachet, dua gelas air putih, satu pisang bakar, dan satu jagung bakar.

Baca juga:  Video Bahar bin Smith Marah di Pinggir Jalan Tangerang Viral di Media Sosial

Total harga yang harus dibayar mencapai Rp 216.000. Rokok yang biasanya dijual seharga Rp 30.000, di sana dijual lebih dari Rp 40.000.

“Jadi ingat pengalaman jajan di sana kemarin. Belajar dari pengalaman itu, akhirnya kalau jajan di tempat wisata, milih warung yang jelas pricelist-nya aja deh,” tulis Alitt Susanto di Instagram pribadinya, dikutip Jumat (28/6/2024).

Beberapa pengguna media sosial lainnya juga mengeluhkan hal serupa. “Makan Indomie dua sama roti bakar satu, Rp 180.000-an,” ujar akun @mnaufal.23. “Sate dua porsi, nasi dua, teh hangat Rp 250.000,” tulis akun @arkaw56.

Baca juga:  Data Pribadi Diduga Dipakai HRD Cairkan Pinjol, Korban Diajak 'Damai'

Selain soal harga makanan, Warganet juga mengeluhkan biaya parkir yang tidak wajar di kawasan tersebut. “Parkir jam 2 dini hari, habis perjalanan dari Bandung hanya istirahat 15 menit untuk makan mie Rp 20.000. Ketika masuk mobil dan ingin kembali, sudah ditunggu anak muda berjaket tebal lalu dia bilang (biaya parkir) Rp 50.000,” tulis akun @_mas.***.

“Parkir cuma sebentar Rp 50.000,” tambah pemilik akun @rinifajaraaliy.

Namun, ada juga warganet yang merasa kasihan dengan nasib para pedagang. “Kasihan banget yang cari rezeki dari parkiran di pinggir jalan itu,” tulis akun @rtskymont888. “Terus kita nongkrong di mana kalau warungnya dibongkar,” tanya akun @lucky.ajjh.

Baca juga:  Diwarnai Kericuhan, Penertiban PKL di Jalur Puncak Bogor Berlanjut