Diduga Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Mitra 10 di Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, masih Disoal
Banten Regional

Diduga Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Mitra 10 di Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, masih Disoal

Asrinews.com, Tangerang Selatan – Diketahui rencana pembangunan mitra 10 dengan luasan tanah sekitaran 8.000 m2 sudah mulai berjalan pembangunan pada tahun 2023 namun tidak berlanjut karena masih ada permasalahan.

Ketua Forum warga RW 07 Pamulang Barat N. Suryana, mengkritisi pembangunan mitra 10 yang diduga masih cacat administrasi. Ijin Mendirikan Pembangunan (IMB) yang dikeluarkan pada tahun 2021 masih bermasalah, tapi pembangunan masih berlanjut.

“Itu kan IMB yang lama, kalau memang ada perubahan yang baru PBG apa dasarnya, dari awal saja amdalnya masih bermasalah,” terang N. Suryana saat diwawancarai media, Kamis (25/1/2024).

Lanjut N. Suryana, menjelaskan rencana ijin pembangunan mitra 10 memang pernah meminta dukungan lingkungan pada tahun 2015, warga mendukung adanya pembangunan. Namun IMB yang diterbitkan tahun 2021 masih dipertanyakan.

“Karena kajian amdalnya masih banyak kekurangan, setelah adanya pengurukan dan merusak konservasi lingkungan banyak material yang berjatuhan ke Danau. Ia itu harus menjadi perhatian bagaimana kajian awal amdalnya sampai IMB itu terbit,” ucapnya.

Pasalnya pada tahun 2023 mulai adanya penggalian tanah untuk rencana pembangunan mitra 10 namun itupun tidak berlanjut dikarenakan masih ada proses yang kurang terkait amdalnya. Proses pengajuan ijin ulang pada tahun 2023 masih berlanjut dan harusnya IMB yang dikeluarkan tahun 2021 sudah tidak berlaku. Pertemuan warga dalam sidang amdal di Soll Marian, pada tanggal 14 April 2023 dalam berita acara poin N yang menyatakan ” Tidak melaksanakan pembangunan dalam bentuk apapun sebelum proses perijinan selesai”.

“kami harap tidak adanya aktifitas pembangunan mitra 10 karena diduga administrasinya masih cacat hukum. Harus ada ketegasan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangsel untuk menyetop pembangunan yang masih berlanjut,” tegasnya N. Suryana.

N. Suryana juga menambahkan sudah mengirimkan 3 kali surat kepada Satpol PP kota tangsel, namun sampai detik ini tidak ada respon baik.

“Harapannya ada ketegasan dari Satpol PP kota tangsel untuk penyegelan pembangunan mitra 10, karena ijinnya masih bermasalah,” ujarnya.

Perlu diketahui hingga berita ini tayang, belum adanya tanggapan dari pihak Dinas yang berkaitan.