Bawaslu Lebak Belum Maksimal Untuk Penertiban APK dan APS
Banten Berita Nasional Politik Regional

Bawaslu Lebak Belum Maksimal Untuk Penertiban APK dan APS

AsriNews- Lebak – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lebak dan Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) Lebak melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) dan alat peraga sosialisasi (APS) peserta Pemilu 2024 di Rangkasbitung belum maksimal.

Langkah yang dilakukan Bawaslu Lebak dan Satpol PP Lebak melakukan penertiban APK dan APS Pemilu 2024 pada Kamis, (12/10/23) berlangsung dibeberapa lokasi dalam operasi penertiban ini, sejumlah APS dan APK dicopot oleh anggota Satpol PP Lebak, mulai dari Bunderan Mandala, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Soekarno-Hatta sekitar pukul 09.30 WIB pagi.

Pasalnya, langkah yang dilakukan Bawaslu dan Satpol PP Lebak untuk menjaga ketertiban. Namun sebagian masyarakat menyayangkan masih adanya berapa baliho besar, spanduk, dan materi kampanye lainnya yang belum dicopot, termasuk yang terpasang di Rekalem / Billboard, pohon, dan tempat lainnya yang merusak pemandangan yang diduga belum berizin.

Direktur Eksekutif Poros Politik Zilenial (Porpoliz),Ridwanul Maknunah, mengatakan menerima aduan dari masyarakat terkait adanya Reklame / Bilboard. Menurutnya, masih banyak baliho, spanduk, bahkan billboard yang belum dicopot oleh Bawaslu dan Satpol PP.

Ridwan menegaskan perlunya komitmen dari Bawaslu dan Satpol PP Lebak untuk melaksanakan penertiban APS dan APK secara menyeluruh. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan kontestasi pemilu yang lebih kondusif. Selain itu, Ridwan juga mengingatkan Bawaslu Lebak agar tidak melakukan tebang pilih dalam pencopotan APK dan APS demi menjaga kondusifitas proses pemilu.

“Bawaslu jangan sampai tebang pilih dalam melakukan pencopotan spanduk dan baliho, demi kepentingan pemilu sehat dan bersih,” ujar dia saat diwawancara Ruang Bicara Jum’at, (13/10/2023).

Komisioner Bawaslu Lebak, Asep Rizal Murtadho, menjelaskan bahwa penertiban dilakukan secara bertahap.“Penertiban akan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan alat dan personel,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada Kamis, (13/10/2023).

Lanjut Rizal bahwa baliho yang masih belum dicopot di pohon dan tempat lain yang melanggar aturan akan ditertibkan oleh Panwaslu Kecamatan.

“Oh iya itu daerah Rangkas. Nanti bertahap penertiban oleh panwas kecamatan. Terkait dengan billboard akan dikoordinasikan kembali dan dijadwalkan karena alat yang terbatas,” tutupnya.